Contoh Puisi Dan Kerinduan


PUISI DAN KERINDUAN
            Puisi merupakan karya sastra seni tertulis yang menggunakan bahasa dengan kualitas estetik dan arti semantik yang terkandung dalam penyusunan kata demi kata, baris dan baitnya. Puisi dikatakan sebagai perwujudan imajinasi manusia yang menjadi sumber segala kreatifitas yang lahir dari suatu pemikiran atas tragedi atau kejadian disekitarnya.
            Dan kita selaku penulis puisi yang selalu memiliki alasan untuk segala keanehan yang diciptakan, tanpa memabatasi keinginan kita dalam menciptakan sebuah puisi. Pusi lahir ketika seseorang merasakan adanya dorongan dalam diri yang muncul seketika dan tersirat dalam keadaan hati yang berbaur rasa. Seperti halnya pahit manisnya akan kehidupan yang tak jauh pasti dengan keadaan sebenarnya, sehingga kita mampu mencurahkan isi hati dan meluapkannya ke dalam sebuah rangkaian kata yang memiliki nilai-nilai keindahan dan makna yang berarti.
`           Bagaimana puisi itu tercipta ? maka hanya penulislah sebagai penyair yang mampu ia luapkan dan memahami diri melalui segudang kisah dalam selembar daun, penuh dengan liku-liku goresan tinta yang bergoyang menari-nari melukiskan keadaan hati. Puisi bisa menjadi teman setiaku dikala aku merasakan sesuatu yang tak mampu aku utarakan melalui suara dari ucap mulut. Tapi aku mampu curahkan itu kedalam sebuah tulisan yang terasa mudah aku ungkapkan dengan tenggelam ke dalam lautan kata-kata. Dikala aku merasakan kerinduan yang begitu dalam yang sulit aku sampaikan pada seseorang yang aku harapkan.
            Rasa kerinduan yang tak bisa tertahan kini membawaku terjun ke dasar kertas putih yang sepi akan keramaian tinta, aku mulai berlaga akan kata membolak-balikan apa yang sesungguhnya ada dalam fikiran, dan jadilah puisi kerinduan yang bisa mewakili apa yang dirasakan.Puisi itu kutuliskan ...
Kemelut Cinta
Indah..
Sungguh indah cinta yang tercipta
Untukku..yang datang bersama warna-warni pelangi
Di atas langit yang berhamburan cahaya
Kabut kemelut cinta
Kujalani cinta yang harmoni
Tanpa hirauan angin menembus pipi
Merasuk tiada henti
Yang kututup pada daun telinga ini

Tak kusadari ...
Habis kikislah mawar berduri
Melayang di awan hitam yang sepi
Terbawa arus yang sikut sili berganti
            Puisi diatas tentunya memiliki makna yang tersirat dalam diri penulis, telah tersampaikan berbagai luapan perasaan yang hadir menjadi sebuah bentuk tulisan yang berharga setiap katanya. Puisi diatas termasuk puisi lirik yang berarti puisi yang berupaya menyuarakan pikiran dan perasaan pribadi pengarang / penyairnya, nah disini saya sebagai penulis puisi yang berusaha menciptakan suasana hati yang dapat melenyapkan kerinduan yang tertunda.
            Puisi itu bercerita tentang bagaimana seorang itu bisa menggunakan kesetiaannya tanpa menghiraukan apapun yang membuatnya menghapus jejak cintanya. Puisi ini memiliki pesan yang sebagian tersembunyi sehingga pembaca dapat merasa penasaran apa yang sebenarnya dirasakan oleh sipengarang/penyair. Puisi ini berawal dari kisah seorang yang begitu polos akan dunia cinta yang banyak sekali orang bergelut didalamnya. Yang kemudian ia mengalaminya sendiri dan mengetahui putih hitam yang bergejolak dalam fikirnya. Lalu timbul rasa rindu setelah sekian lama ia terpisah jauh dengan kekasihnya itu dan ia tak tahu akan bejalan sampai manakah perjalanan cintanya yang tak ingin ia hancurkan.
            Pengertian seseorang dan penafsiran puisi itu selalu lahir dari pandangan yang berbeda-beda atas makna yang timbul. Namun kita lihat bagaimana ia menyesuaikan isi dan tafsiran makna yang ada dalam puisi itu, dan bukan hal yang biasa jika sebenarnya menulis puisi itu bukan hal mudah, dengan susunan kata-kata yang berirama dan rima membutuhkan ide yang ekstra imaji dari pandangan kita.
            Puisi bisa lahir dari orang-orang yang bergelut dalam percintaan yang tak pernah lepas dari perasaan bimbang, sedih, bahagia, dan kerinduan yang selalu menyapa hari-harinya dikala cinta itu berjarak. Bukan satu atau dua orang yang terlibat dalam hal puisi sehingga puisi yang beragam akan menjadi kesatuan kata yang memiliki keindahan makna sehingga ia merasakan sendiri akan puitisnya kata yang dilontarkan kedalam sebuah tulisan.
            Dikatakan seseorang itu berhasil menulis puisi, bukan ia berhasil mengumpulkan kata-kata namun ia mampu bermain kata, bermain hati dan perasaan yang berbaur dengan permainan kata berirama dan bermajas. Puisi lahir dari berbagai sudut pandang seseorang mengenai apa saja yang menjadi sumber tulisan dalam sebuah puisi baik itu pengalaman, maupun kenyataan yang ada selama ia merasakan keadaan sebenarnya.

No comments:

Post a Comment